Graduate School Trisakti Institute of Tourism

Satu Dekade Sipadan Lepas dari Pangkuan

Penilaian serupa diberikan koran Inggris The Telegraph yang menempatkan Sipadan sebagai salah satu dari 10 tempat wisata terbaik di dunia, bersanding dengan Blue Hole di Belize dan Pulau Cocos di Kosta Rika.

Karena penasaran dengan kemasyhuran itu, saya mengunjungi Sipadan, pekan lalu. Begitu menginjakkan kaki di pulau seluas 50 ribu meter persegi tersebut, saya tidak merasa ada yang istimewa yang tampak di daratannya.

Sipadan hanya tampak seperti pulau kecil, berpasir putih, tidak berpenghuni, dan ditumbuhi hutan liar. Letaknya pun berjauhan dari pulau-pulau lain. Hanya ada beberapa pondok didirikan di atas pulau. Pondok-pondok itu menjadi pos bagi tentara, polisi laut, dan petugas taman nasional.

Seusai berkeliling pulau, saya memutuskan untuk menyelam, melihat apa yang ada di balik perairan Sipadan. Baru 3 meter saya memasuki laut, saya langsung disambut ribuan jack fish yang sedang berenang berputar-putar. Begitu banyak jumlahnya hingga membuat laut menjadi gelap.

Oleh Prita Laura, Jurnalis Metro TV & Mahasiswa Pascasarjana STP Trisakti Batch 4


 

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2012/12/18/370861/127/101/Satu-Dekade-Sipadan-Lepas-dari-Pangkuan

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Comments   

 
Cisca
+1 #2 Cisca 2013-06-14 17:37
Well Prita, rasanya disana ada benteng (yg mana sebagai bukti okupasi). Rasanya akan menarik jika anda membahas masalah itu. Saya curious sekali, karena itu skripsi saya saat S1
Quote
 
 
Mike
+1 #1 Mike 2013-03-01 14:30
Pelajaran yang sangat berharga untuk bangsa Indonesia, kepemilikan yang tidak di rawat adalah hal sia-sia
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Joomla templates by a4joomla